Minggu, 12 Februari 2017

Rukun IMAN

RUKUN IMAN Pengertian Iman Iman menurut bahasa adalah percaya atau membenarkan. Sedangkan iman menurut istilah Syar’i yaitu keyakinan dalam hati, perkataan di lisan, amalan anggota badan, bertambah dengan melakukan amalan ketaatan dan berkurang dengan melakukan kemaksiyatan. Cabang Iman Iman itu bercabang-cabang yang terdiri dari : 1. Cabang iman yang ada dalam hati; ada dua macam, yaitu : (a) perkataan hati berupa tashdiiq (pembenaran), dan (b) perbuatan/amal hati, berupa inqiyaad (ketundukan), taslim (kepasrahan), khudluu’, kecintaan, dan yang lainnya. Allah subhanahu wataala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal,.” (QS.Al-Anfal 8:2). 2. Cabang iman yang ada dalam lisan; seperti dzikir kepada Allah yang diantaranya adalah pengucapan kalimat tauhid yang menyebabkan seseorang masuk ke dalam wilayah Islam, dan seluruh perkataan-perkataan lain yang telah ma’ruf. 3. Cabang iman yang ada dalam anggota tubuh/jawaarih; yaitu berupa amal-amal badan seperti shalat, zakat, puasa, haji, dan yang lainnya. Rukun Iman Rukun menurut bahasa berarti pilar,asas atau dasar.sedang iman berarti keyakinan,jadi rukun iman secara bahasa berarti suatu pilar atau dasar keyakinan dalam Islam yang meliputi beberapa hal. Sedangkan menurut istilah Rukun Iman berarti meyakini dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan dan di amalkan dengan perbuatan. Iman memiliki rukun (pilar, pokok), sebagaimana pertanyaan Malaikat Jibril as kepada Rasulullah SAW; “Beritahukan kepadaku tentang Iman.” Rasulullah saw menjawab, “Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada Rasul-rasul-Nya, kepada Hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” Allah Berfirman : Rasul telah beriman kepada Al Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya (QS. Al Baqarah 2: 285)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar