Selasa, 31 Januari 2017

Makna Wukuf Di Arofah tanggal 9 dzulhijah

PERJALANAN HAJI TANGGAL 9 DZULHIJJAH
BERANGKAT MENUJU ARAFAH
Setelah matahari terbit pada hari ke 9 dzulhijjah (hari Arafah) jemaah haji berangkat dari mina menuju Arafah.disunahkan singgah di Namirah (masjid diwilayah Arafah tempat Rasullah Haji Wada) hingga tergelincir jika memungkinkan, kemudian shalat dhuhur dan ashar dengan jama' dan qashar, jama' taqdim dengan satu adzan dan dua iqamat.
disunahkan bagi imam, sebelum shalat untuk berkhutbah, dimana isinya menjelaskan hal hal yang disyariatkan untuk dilakukan jemaah haji. mengajak bertaqwa kepada Allah dan berpegang teguh terhadap kitabullah dan sunnah RasulNya.
setelah shalat, para jemaah haji melakukan Wukuf di Arafah (seluruh Arafah adalah tempat wukuf kecuali dasar lembah 'Uranah)
Disunahkan menghadapkanwajah kearah kiblat dan Jabal Rahmah. jika tidak memungkinkan untuk menghadap keduanya, maka utamakan menghadap kiblat dan tidak menghadap jabal rahmah.
Disunahkan bagi jemaah haji untuk bersungguh sungguh dalam berdzikir dan berdoa serrta merendahkan diri kepada Allah.
disunahkan memperbanyak ucapan talbiah.

MAKNA WUKUF DI ARAFAH
maknanya adalah menetap di Arafah sebentar dengan niat Wukuf, baik berdiri, duduk, maupun diatas kendaraan. Baik dia mengetahui tempatnya termasuk Arafah mapun tidak.Yang demikiaan itu pada waktu wukuf, dari tergelincir matahari hingga terbit fajar hari ke 10.
HUKUM WUKUF
Para ulama sepakat bahwa wukuf di Arafahadalah Rukun Haji.
Haji tidak sah tanpa melakukannya, siapa yang ketinggalan wukuf di Arafah maka hajinya berubah menjadi Umrah, dan gugur baginya amalan setelah wukuf, seperti: bermalam di Muzdalifah, di Mina dan melempar jumrah lalu tawaf dan sai haji dan tahalul.
Dan dia wajib mengganti hajinya yang tidak sah tersebut walaupun hajinya sunat, dan dia wajib menyembelih kambing, jika tidak mampu berpuasa 3 hari selama manasik, dan 7 hari setelah sampai di negerinya.
SYARAT SYARAT WUKUF DI ARAFAH
1.Tempat
para ulama sepakat bahwa Arafah dengan batasan yang dikenal sekarang dengan tanda tandanya seluruhnya adalah tempat wukuf.
dibagian manapun dia wukuf, maka hajinya sah, tetapidasar lembah 'Uranah tidak termasuk Arafah maka wukuf disana tidak sah.
2. Waktu
waktu wukuf dimulai tergelincir matahari, pada hari Arafah (9 dzulhijjah) menurut pendapat yang kuat, dan terus berlanjut hingga terbitfajar hari 10 dzulhijjah,
Maka siapa yang wukuf disiang hari, wajib ia meneruskannya hingga matahari tenggelam, dan siapa yang wukuf di malam hari cukup ia wukuf walau hanya sebentar sebab nabi bersabda:
" Haji adalah wukuf di Arafah, maka siapa yang sempat wukuf pada malam Arafahsebelum terbit fajar malam hari Muzdalifah maka Hajinya Sempurna."

1 komentar: